Bogor - Transjurnal.com - Dentuman gong menggema keras di GOR Laga Tangkas, kawasan Stadion Pakansari, Cibinong, Kamis (12/2). Seketika, ribuan pasang mata tertuju ke tengah arena. Kejuaraan Pencak Silat Piala Pangdam III/Siliwangi 2026 resmi dimulai dan Pakansari pun bergejolak!
Ratusan atlet dari berbagai penjuru Indonesia turun gelanggang. Dari pelajar, santri, mahasiswa, masyarakat umum hingga unsur TNI–Polri, semua datang membawa satu tekad: bertarung sportif, menjunjung marwah, dan membuktikan diri sebagai jawara sejati.
Suasana pembukaan terasa magis. Prosesi lengser adat Sunda menyambut tamu dengan khidmat. Lalu panggung berubah megah saat Tari Kolosal "Gelar Satria Pasundan" menghentak arena menggambarkan keberanian, kehormatan, dan jati diri bangsa.
Panglima Komando Daerah Militer III/Siliwangi menegaskan bahwa pencak silat bukan sekadar olahraga. "Ini adalah karakter bangsa. Dari sinilah lahir generasi kuat, disiplin, dan berprestasi untuk Indonesia," tegasnya.
Defile kontingen berlangsung gagah dan penuh percaya diri. Sorak-sorai menggema, bendera berkibar, dan semangat kebangsaan terasa menyala di setiap sudut arena.
Selama beberapa hari ke depan, para atlet akan saling berhadapan dalam berbagai kategori usia dan kelas pertandingan. Dari Bogor, api semangat itu dinyalakan mencari siapa yang layak menyandang gelar terbaik di Piala Pangdam III/Siliwangi 2026.
Pakansari sudah bergemuruh. Kini, saatnya para pendekar membuktikan diri.
Laporan : Indrawan

