BOGOR - TRANSJURNAL.com - Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Bogor (GMPB) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Kabupaten Bogor dalam memberantas peredaran obat-obatan keras ilegal yang dinilai semakin marak di tengah masyarakat.
Ketua GMPB, Muhamad Ikbal, menegaskan bahwa upaya menjaga generasi muda merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Menurutnya, langkah tegas diperlukan untuk menekan penyalahgunaan obat keras yang dapat merusak masa depan generasi.
“Menjaga dan merawat generasi adalah tugas bersama menuju Indonesia Emas 2045. Namun, perlu langkah konkret dan tegas untuk mengantisipasi maraknya penjualan obat-obatan keras di Kabupaten Bogor,” ujar Ikbal, Jumat (3/4/2026).
GMPB menilai peredaran obat keras tanpa pengawasan tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga menjadi ancaman serius bagi kesehatan dan masa depan generasi muda. Karena itu, organisasi tersebut mendorong adanya sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat.
Dalam pernyataannya, GMPB mengusulkan sejumlah langkah, di antaranya penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku, peningkatan pengawasan di wilayah rawan, edukasi kepada masyarakat terkait bahaya penyalahgunaan obat, serta kolaborasi lintas sektor dalam upaya pencegahan.
GMPB juga menyatakan kesiapan untuk berperan aktif sebagai mitra kritis dan konstruktif pemerintah dalam menjaga keamanan sosial, khususnya dalam melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan obat-obatan.
Dengan dukungan berbagai pihak, GMPB berharap Kabupaten Bogor dapat terbebas dari peredaran obat keras ilegal dan mampu menciptakan generasi yang sehat serta berdaya saing.
Laporan : Indrawan
