Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Harlah ke-53 PPP, DPC Kabupaten Bogor Pasang Target 8 Kursi DPRD

Thursday, 22 January 2026 | January 22, 2026 WIB Last Updated 2026-01-23T01:49:14Z


BOGOR - TRANSJURNAL.com -
Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-53 Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menjadi momentum konsolidasi dan kebangkitan politik bagi PPP Kabupaten Bogor. Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPC PPP Kabupaten Bogor, Junaedi Samsudin, menegaskan target ambisius partainya pada Pemilu mendatang, yakni meraih 8 kursi DPRD Kabupaten Bogor.


Menurut Junaedi, usia 53 tahun bukan sekadar angka, melainkan penanda kedewasaan politik PPP untuk kembali mengambil peran strategis dalam memperjuangkan aspirasi umat dan rakyat. Saat ini, PPP Kabupaten Bogor disebut tengah fokus memperkuat struktur organisasi hingga tingkat akar rumput.


"Harlah ke-53 ini adalah titik balik. Kami tidak ingin PPP hanya menjadi pelengkap demokrasi. Target 8 kursi DPRD Kabupaten Bogor adalah target realistis yang akan kami kejar dengan kerja nyata dan konsolidasi total," ujar Junaedi.



Ia menambahkan, PPP Kabupaten Bogor akan mengedepankan politik yang santun, bersih, dan berpihak kepada kepentingan rakyat kecil, terutama dalam isu keagamaan, kesejahteraan sosial, serta keadilan ekonomi.


Junaedi juga mengajak seluruh kader menjadikan Harlah ke-53 sebagai energi baru untuk memperkuat soliditas partai dan memperluas kepercayaan publik. “Kami siap bertarung secara terhormat dan bermartabat demi kebangkitan PPP di Kabupaten Bogor,” tegasnya.


Peringatan Harlah PPP ke-53 tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin, Ade Munawaroh Yasin, serta Elly Yasin, anggota DPR RI periode 2019–2024 dari daerah pemilihan Jawa Barat V (Kabupaten Bogor).


Dalam kesempatan yang sama, Elly Yasin menilai PPP masih menjadi kekuatan politik yang diperhitungkan di daerah. Namun ke depan, PPP tidak bisa lagi hanya mengandalkan pemilih tradisional, mengingat pergeseran dominasi pemilih ke kalangan milenial dan Generasi Z berusia 17–25 tahun.



Untuk menjawab tantangan tersebut, PPP mulai mengintensifkan pembinaan kader muda melalui Madrasah Kader Partai, sebagai upaya mencetak estafet kepemimpinan baru yang tidak bergantung pada garis keturunan keluarga.


"Rekrutmen kader muda memang tidak mudah, tetapi dengan sistem terbuka berbasis pendaftaran online, minat anak muda mulai tumbuh," kata Elly.


Harlah PPP ke-53 yang dirangkaikan dengan peringatan Isra Mi’raj juga menjadi penegasan jati diri PPP sebagai partai yang berakar pada nilai-nilai Islam. Melalui momentum ini, PPP menegaskan komitmennya membangun bangsa dengan fondasi moral, akhlak, dan ketakwaan, sejalan dengan cita-cita perjuangan politik umat.


Laporan : Indrawan 

×
Berita Terbaru Update