KOLTIM - TRANSJURNAL.com - Sebanyak 48 anggota Kontingen Sorume IX Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Kolaka Timur resmi dilepas untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, yang akan berlangsung pada 13-20 Agustus 2026.
Pelepasan kontingen dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kolaka Timur, H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd. Dalam amanatnya, Yosep menyampaikan apresiasi kepada para orang tua peserta, pembina, pelatih, dan jajaran Kwarcab yang telah mempersiapkan para peserta hingga siap berlaga di ajang Pramuka tingkat nasional.
Yosep mengaku bangga karena Kontingen Sorume Kolaka Timur mendapat kehormatan mewakili Kwartir Daerah (Kwarda) Sulawesi Tenggara untuk menampilkan Tarian Sorume pada malam pentas seni di panggung utama Buperta Cibubur.
"Ini merupakan kebanggaan bagi masyarakat Kolaka Timur. Tarian Sorume akan diperkenalkan di tingkat nasional sebagai identitas budaya daerah. Selain itu, kontingen juga dipercaya mengelola anjungan pameran budaya dan destinasi wisata Sulawesi Tenggara," ujar Yosep.
Tak hanya menampilkan seni budaya, kontingen juga akan mempromosikan berbagai produk unggulan daerah seperti Batik Sorume, kain tenun Sorume, hingga produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) khas Kolaka Timur kepada peserta dari seluruh Indonesia.
Sementara itu, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kolaka Timur, Ramli Majid, SE., MH., menjelaskan keikutsertaan kontingen didasarkan pada Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka serta sejumlah keputusan dan surat edaran Kwartir Nasional mengenai pelaksanaan Jamnas XII Tahun 2026.
Ia menyebut tema Jamnas XII tahun ini adalah "Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan Nasional" dengan motto "Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan."
Ramli mengungkapkan, Kontingen Sorume IX berjumlah 48 orang yang terdiri atas 38 Pramuka Penggalang, dua pimpinan kontingen, lima pembina pendamping, serta tiga official dan pelatih pentas seni.
Menurutnya, seluruh peserta telah menjalani pemusatan latihan (training center) secara intensif selama lima hari. Materi yang diberikan tidak hanya meliputi pembinaan fisik, mental, dan keterampilan kepramukaan, tetapi juga digitalisasi melalui aplikasi Ayo Pramuka, pengetahuan ketahanan pangan, hingga persiapan pentas seni dan pameran budaya.
Selain itu, para pimpinan kontingen dan pembina pendamping juga telah mengikuti uji Safe From Harm dari World Organization of the Scout Movement (WOSM) sebagai bentuk komitmen perlindungan terhadap peserta dari segala bentuk kekerasan dan pelecehan, yang diperkuat dengan penandatanganan pakta integritas.
Ramli mengatakan, kepercayaan dari Kwarda Sulawesi Tenggara untuk tampil di panggung utama dan mengelola anjungan pameran menjadi amanah besar yang harus dijaga.
"Seluruh kontingen bertekad memberikan penampilan terbaik, menjaga nama baik Pramuka Sorume dan mengharumkan nama Kabupaten Kolaka Timur di tingkat nasional," katanya.
Dalam pesannya kepada para peserta, Ramli Majid meminta seluruh anggota kontingen menjaga disiplin, kekompakan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka selama mengikuti kegiatan di Cibubur.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Kolaka Timur memberikan doa dan dukungan agar perjalanan kontingen berjalan lancar serta mampu membawa prestasi yang membanggakan bagi daerah.
"Adik-adik adalah putra-putri terbaik Kolaka Timur. Tunjukkan kemampuan, perkenalkan budaya daerah dengan santun, dan bawa pulang kebanggaan untuk Wonua Sorume," tutupnya.
Laporan Redaksi
