Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Aktif Bantu Pengungsi, Seorang Ibu Rumah Tangga di Cari Aparat, Ada Apa?

Tuesday 17 January 2023 | January 17, 2023 WIB Last Updated 2023-01-17T12:45:04Z


CIANJUR - TRANSJURNAL.com -
Seorang Ibu Rumah yang aktif membantu para pengungsi (RW) 39 Tahun, nama di inisialkan(red), Warga Desa Mekarsari Kec. Cianjur Kab. Cianjur, gempar di cari Aparat, sampai di cari ke tempat dimana anak nya bersekolah. Senin, (16/01/2023)


Peristiwa pencarian Orang tersebut sempat viral di tempat dimana Si Ibu tinggal, sehingga membuat Bu RW beserta Keluarganya merasa tidak nyaman, serta menjadi pertanyaan Para tetangga, apa yang telah di perbuat Bu RW ?,sehingga Beliau sampai di cari Aparat, padahal beliau hanya Ibu Rumah Tangga biasa yang tidak memiliki rekam jejak kriminal.


Berdasarkan penulusuran Awak Media transjurnal ketika menyambangi Rumah beliau di Desa Mekarsari, barulah segala tanya terungkap, Kepada Media, RW menuturkan.


" Saya ini selalu blusukan ke Kampung- kampung guna membantu Masyarakat yang berada di tenda- tenda pengungsian, saya ini Ibu Rumah Tangga biasa dan membantu pengungsi pun tidak ada maksud lain, mungkin yang jadi masalah, sampai saya di cari aparat adalah ketika membuat status di Akun WhatsApp, dimana saat itu saya membuat status tentang Warga Pengungsi di yang terkena penyakit Kulit," tutur Bu RW kepada Media.


"Meski hanya Ibu Rumah tangga biasa tapi relasi saya ada di mana- mana, saat pertama Bencana Alam Gempa Bumi ini terjadi, peristiwanya saya share, sehingga relasi di luar kota pun sigap merespon dengan mengirimkan bantuan berupa kebutuhan dasar, Selimut dan Obat- Obatan, sama halnya ketika saya share tentang warga yang terkena penyakit kulit pun di respon langsung relasi saya dari nakes, sehingga para pengungsi pun sembuh dan penyakit nya tidak menular ke pengungsi lain, bahkan kata rekan saya seorang dokter penyakit ini jika tidak segera ditangani bisa menular," tambahnya.


Peristiwa ini menjadi sorotan publik  serta isue nya cepat menyebar, hingga mendapat simpatik dari Para Aktivis Kemanusiaan, salah satunya, Galih Widyaswara, menanggapi peristiwa ini angkat bicara.


"Kita dari 34 Lembaga, pertama, akan melindungi Ibu RW ini, yang mana beliau seorang Relawan People for people, membantu pengungsi dari awal sampai sekarang, peristiwa ini bagi kami cukup membuat heran, Kenapa Aparat sampai mencari ke sekolah, tempat dimana Anak beliau mengenyam pendidikan, sampai- sampai Beliau di telpon Kepala Sekolah untuk menemui Aparat yang mencarinya, padahal Beliau Bukan Guru ataupun PNS, Beliau adalah Ibu Rumah Tangga Biasa, jika yang menjadi masalah postingan beliau kenapa tidak datang kerumahnya, justru seharusnya mereka berterimakasih kepada beliau yang telah membawa pengungsi pergi berobat ke dokter," tandas team kepada Awak Media.


Laporan : Danu

×
Berita Terbaru Update