BOGOR - TRANSJURNAL.com - Pemerintah Kecamatan Cibinong menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kecamatan dalam rangka penyusunan perencanaan pembangunan tahun 2026–2027. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kecamatan Cibinong, Senin (26/1/2026).
Musrenbang ini dihadiri unsur pemerintah kecamatan, perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, para lurah, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta perwakilan lembaga dan organisasi kemasyarakatan. Forum ini menjadi wadah strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung dari tingkat kelurahan.
Bupati Bogor Rudi Susmanto dalam sambutannya menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda formal, melainkan forum penting untuk menyelaraskan kebutuhan masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan daerah. Ia menekankan agar setiap usulan yang disampaikan benar-benar berbasis kebutuhan riil warga.
"Perencanaan pembangunan harus tepat sasaran, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Musrenbang ini menjadi pintu awal untuk mewujudkan hal tersebut," kata Rudi.
Rudi juga menjelaskan bahwa Kecamatan Cibinong memiliki karakteristik berbeda dibanding kecamatan lain karena seluruh wilayahnya berstatus kelurahan, sehingga pengelolaan anggaran terpusat di kecamatan sebelum didistribusikan ke masing-masing kelurahan.
Ia menyebutkan, alokasi anggaran untuk satu kelurahan pada tahun 2027 sekitar Rp 2 miliar. Jika diakumulasikan untuk 13 kelurahan, nilainya mencapai sekitar Rp 26 miliar, ditambah belanja wajib kecamatan sehingga total anggaran berkisar Rp 50 hingga Rp 60 miliar.
Namun demikian, Rudi meminta agar persoalan anggaran ini dipahami secara proporsional dan disampaikan secara objektif kepada masyarakat. Menurutnya, kecamatan yang memiliki desa justru memiliki sumber pendanaan lebih beragam, seperti dana desa, bantuan keuangan infrastruktur desa, dan pendapatan lainnya.
"Kami berharap media dapat memberitakan secara objektif agar masyarakat tidak salah menafsirkan, seolah-olah Kecamatan Cibinong memiliki anggaran paling besar," ujarnya.
Rudi menambahkan, sebagai ibu kota Kabupaten Bogor, Kecamatan Cibinong memiliki peran strategis dalam wajah pembangunan daerah. Selama ini, pembangunan Cibinong juga melibatkan peran sektor swasta. Memasuki tahun 2026 dan 2027, Pemerintah Kabupaten Bogor akan melakukan berbagai intervensi pembangunan untuk menuntaskan permasalahan di ibu kota kabupaten tersebut.
Dalam forum Musrenbang, masing-masing kelurahan memaparkan usulan prioritas pembangunan yang telah dihimpun melalui Musrenbang tingkat kelurahan. Seluruh usulan kemudian dibahas, diverifikasi, dan diselaraskan dengan program prioritas Pemerintah Kabupaten Bogor.
Musrenbang RKPD Kecamatan Cibinong ini diharapkan dapat menghasilkan perencanaan pembangunan yang partisipatif, transparan, dan akuntabel, sehingga pembangunan tahun 2026–2027 benar-benar mampu menjawab kebutuhan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Cibinong.
Laporan Redaksi


