BOGOR - TRANSJURNAL.com - Ribuan jamaah memadati Masjid Nurul Wathon, kawasan Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, saat Tabligh Akbar bersama Ustadz Abdul Somad (UAS), Sabtu (24/1/2026). Dalam ceramahnya, UAS menegaskan kepemimpinan harus berlandaskan nilai-nilai agama.
UAS menilai kepemimpinan bukan semata soal kekuasaan, jabatan, atau popularitas. Menurutnya, setiap pemimpin memikul amanah besar yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban, baik di hadapan manusia maupun Allah SWT.
"Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang takut kepada Allah. Kalau pemimpin takut kepada Allah, dia tidak akan berani berbuat zalim kepada rakyatnya," ujar UAS di hadapan jamaah yang memadati masjid hingga ke halaman luar.
Ia mengingatkan, tanpa landasan agama, kekuasaan berpotensi disalahgunakan untuk kepentingan pribadi dan kelompok. Dampaknya, ketidakadilan dan kerusakan moral di tengah masyarakat sulit dihindari.
Tak hanya dalam konteks pemerintahan, UAS juga menyinggung kepemimpinan dalam keluarga. Menurutnya, suami memiliki tanggung jawab memimpin rumah tangga berdasarkan iman dan takwa, sementara istri berperan sebagai pendamping yang saling menjaga kehormatan dan keharmonisan keluarga.
Tabligh Akbar ini dihadiri Bupati Bogor Rudy Susmanto, jajaran Forkopimda, serta jamaah dari berbagai wilayah di Kabupaten Bogor. Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hari, dengan pengamanan dan pengaturan lalu lintas yang dilakukan secara terpadu.
Panitia menyampaikan kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman umat tentang pentingnya nilai-nilai keislaman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam mendukung lahirnya pemimpin yang amanah, adil, dan berintegritas. Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan persatuan umat.
Laporan : Indrawan

