KOLTIM - TRANSJURNAL.com - Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur resmi memperkuat komitmennya menjaga keindahan dan ketertiban wilayah lewat Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah). Jum'at, 13/02/2026.
Program ini menjadi tindak lanjut atas arahan Presiden dalam Taklimat Rakornas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.
Gerakan Indonesia ASRI diarahkan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, dan nyaman, sekaligus meningkatkan daya tarik ruang publik serta sektor pariwisata daerah. Pemkab menargetkan perubahan wajah kota yang lebih rapi dan sehat sebagai identitas baru daerah.
Ada tiga fokus utama dalam gerakan ini. Pertama, pengelolaan sampah agar setiap sudut kota bebas dari limbah domestik. Kedua, penertiban alat peraga seperti baliho, iklan, dan poster yang terpasang tidak pada tempatnya. Ketiga, penataan estetika kota melalui perapian kabel-kabel semrawut yang mengganggu pemandangan.
Dewan Pembina Satgas ASRI Kolaka Timur, Yosep Sahaka, menekankan bahwa konsistensi menjadi kunci keberhasilan gerakan tersebut. Ia mengimbau seluruh elemen masyarakat menjadikan agenda “Kerja Bakti Tiap Minggu” sebagai budaya baru di lingkungan masing-masing.
"Gerakan ini tidak boleh seremonial. Harus berkelanjutan dan menjadi kebiasaan bersama," ujarnya.
Senada, Ketua Satgas ASRI Kolaka Timur, Tinton Yudha Riambodo, menegaskan pentingnya kolaborasi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga ketertiban lingkungan.
"Keamanan dan kenyamanan bermula dari lingkungan yang tertata. Kami mengajak seluruh warga bahu-membahu mewujudkan Kolaka Timur yang lebih indah dan sehat," katanya.
Pemkab berharap melalui tagline 'Gemas Koltim", gerakan ini menjadi momentum kolektif untuk meningkatkan kepedulian terhadap estetika ruang publik.
Pemerintah menegaskan, keindahan kota bukan semata tanggung jawab aparatur, melainkan warisan bersama yang harus dijaga untuk generasi mendatang.
Laporan Redaksi


