JAKARTA - TRANSJURNAL.com - DPD KNPI Kabupaten Bogor menegaskan komitmennya untuk mendorong pemuda tampil sebagai aktor utama dalam mewujudkan kedaulatan pangan dan energi nasional. Seruan itu mengemuka dalam forum "Sinergi Alumni IPB Untuk Bangsa" yang digelar di Hotel Borobudur Jakarta, Sabtu (2/5/2026).
Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor, Farizan, hadir bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam forum strategis yang mengangkat tema penguatan pangan dan energi demi menopang pertumbuhan ekonomi nasional.
Dalam pernyataannya, Farizan menegaskan bahwa pemuda tidak boleh lagi berada di pinggir lapangan. Ia mendorong generasi muda, khususnya yang berhimpun dalam KNPI, untuk mengambil peran nyata dalam mengawal kebijakan strategis pemerintah.
"Pemuda harus jadi motor penggerak, bukan sekadar penonton. KNPI Kabupaten Bogor siap bersinergi aktif untuk memperkuat ketahanan nasional melalui kedaulatan pangan dan energi," tegasnya.
Menurut Farizan, tantangan global seperti ancaman krisis pangan dan energi menuntut kolaborasi nyata lintas sektor. Ia menilai sinergi antara pemerintah, akademisi, dan pemuda menjadi kunci agar Indonesia mampu bertahan sekaligus bersaing.
Sementara itu, Zulkifli Hasan menyoroti pentingnya kebersamaan dalam menghadapi dinamika global yang semakin kompleks. Ia menekankan bahwa ketahanan pangan dan energi harus dijaga melalui kerja sama semua pihak, termasuk generasi muda.
Forum tersebut turut dihadiri tokoh nasional, akademisi, serta alumni Institut Pertanian Bogor yang memiliki perhatian besar terhadap masa depan ketahanan pangan Indonesia.
DPD KNPI Kabupaten Bogor menilai kegiatan ini bukan sekadar forum diskusi, melainkan langkah konkret membangun kolaborasi strategis. Harapannya, sinergi antara pemuda dan pemerintah mampu mendorong terwujudnya Indonesia yang mandiri, berdaulat, dan berdaya saing di tengah tekanan global.
Laporan : Indrawan
