![]() |
| Bayu Sahjohan bersama H. Sugiono tokoh Politik sekaligus tokoh Masyarakat Kabupaten Bogor. (Ft. Idr) |
BOGOR - TRANSJURNAL.com - Tokoh politik sekaligus tokoh masyarakat Kabupaten Bogor, Bayu Sahjohan, melontarkan kritik tajam terhadap arah pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.
Bayu, yang pernah dua kali mencalonkan diri sebagai Bupati Bogor, menilai masyarakat dapat melihat langsung pola pembangunan yang berlangsung di wilayah Kabupaten Bogor.
"Silakan masyarakat melihat sendiri. Pembangunan terkesan didominasi di lingkungan perkantoran Pemkab Bogor dan akses jalan menuju kawasan tempat tinggal Presiden Prabowo Subianto. Pertanyaannya, apakah kecamatan-kecamatan lain juga mendapatkan perhatian yang sama?" kata Bayu.
Selain menyoroti pemerataan pembangunan, Bayu juga menyinggung proses pelaksanaan proyek pemerintah. Ia mempertanyakan peluang bagi kontraktor lain untuk ikut mengerjakan proyek-proyek di lingkungan Pemkab Bogor.
Senada dengan Bayu, tokoh masyarakat Kabupaten Bogor, Ricard, menilai pemenang tender proyek pemerintah didominasi oleh perusahaan yang sama.
"Yang menang tender itu-itu saja. Apakah kontraktor lain dianggap tidak mampu mengerjakan proyek?" ujarnya.
Ricard juga mengkritik pelaksanaan sejumlah proyek yang disebutnya belum memenuhi aspek keselamatan kerja. Ia mengaku masih menemukan pekerja yang tidak menggunakan perlengkapan keselamatan kerja (K3) serta proyek yang tidak memasang papan informasi.
"Padahal proyek tersebut menggunakan anggaran yang bersumber dari uang rakyat. Keterbukaan informasi kepada publik seharusnya menjadi kewajiban," katanya.
Dalam kritiknya, Bayu turut menyinggung kondisi politik di Kabupaten Bogor. Menurutnya, minimnya fungsi pengawasan menjadi salah satu penyebab berbagai persoalan tersebut.
"Begini kalau kepala daerah menang dengan koalisi yang sangat besar. Fungsi penyeimbang seolah tidak berjalan," ucapnya.
Bayu juga mengingatkan janji politik yang pernah disampaikan Bupati Bogor untuk membangun daerah secara bersama-sama.
"Saya berharap komitmen untuk membangun Kabupaten Bogor bersama masyarakat benar-benar diwujudkan, bukan hanya menjadi janji politik," tambahnya.
Laporan : Indrawan
