KOLTIM - TRANSJURNAL.com - Jembatan penghubung Lorong Produksi yang menghubungkan Desa Iwoikondo, Kecamatan Loea dengan Lorong Produksi, Kelurahan Ladongi, Kecamatan Ladongi, Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, resmi diresmikan.
Seremoni peresmian jembatan tersebut diselenggarakan oleh Kepolisian Resor Kolaka Timur. Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Kolaka Timur Jan Sandy Harland, S.ST., M.Si., turut menghadiri kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan infrastruktur di daerah.
Jembatan ini diharapkan dapat memperkuat konektivitas masyarakat di dua wilayah kecamatan sekaligus mempermudah mobilitas warga.
Tak hanya menjadi akses transportasi, keberadaan jembatan tersebut diharapkan memberikan dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, terutama dalam distribusi hasil pertanian dan perkebunan.
Akses yang lebih baik dinilai dapat memangkas hambatan transportasi masyarakat, sehingga mobilitas hasil produksi dari kawasan pertanian menuju lokasi pemasaran dapat berjalan lebih lancar.
Pembangunan infrastruktur penghubung antarwilayah juga menjadi bagian penting dalam membuka akses ekonomi masyarakat. Konektivitas yang semakin baik diharapkan dapat mendorong aktivitas perdagangan dan meningkatkan kesejahteraan warga.
Kehadiran Kepala Kantor Pertanahan Kolaka Timur dalam kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan daerah.
Infrastruktur yang memadai tidak hanya berkaitan dengan akses transportasi, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan penataan ruang, pengelolaan pertanahan dan pengembangan wilayah secara berkelanjutan.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, instansi vertikal, aparat penegak hukum dan masyarakat diharapkan terus diperkuat agar pembangunan infrastruktur dapat memberikan manfaat yang lebih luas.
Kantor Pertanahan Kabupaten Kolaka Timur juga berkomitmen mendukung program pembangunan daerah melalui pelayanan pertanahan yang profesional, modern dan terpercaya, serta memperkuat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Dengan beroperasinya jembatan penghubung tersebut, masyarakat Loea dan Ladongi diharapkan semakin mudah beraktivitas dan mendistribusikan hasil pertanian maupun perkebunan, sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru di wilayah sekitar.
Editor Redaksi
