BOGOR - TRANSJURNAL.com - Gerakan Masyarakat Peduli Bogor (GMPB) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Desa Situ Udik, Kabupaten Bogor, Selasa (7/4/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk dorongan terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran desa.
Ketua GMPB, Muhamad Ikbal, menegaskan pentingnya keterbukaan informasi publik sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. Ia mendesak Inspektorat Kabupaten Bogor dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor segera melakukan audit serta pemeriksaan menyeluruh terhadap pengelolaan anggaran desa.
“Aksi ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap tata kelola anggaran desa yang harus transparan dan dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” ujar Ikbal dalam orasinya.
Dalam aksi tersebut, GMPB menyampaikan sejumlah tuntutan. Di antaranya meminta audit menyeluruh terhadap anggaran Desa Situ Udik, transparansi pengelolaan dana sektor sumber daya alam (SDA) dan program ketahanan pangan, serta penjelasan penggunaan anggaran pembangunan infrastruktur desa.
Selain itu, GMPB juga mendesak dilakukan evaluasi terhadap program pemberdayaan sumber daya manusia (SDM), penelusuran kegiatan sosial kemasyarakatan, hingga keterbukaan terkait Pendapatan Asli Desa (PADesa) setiap tahunnya, termasuk sumber pendapatan dan mekanisme pengelolaannya.
GMPB berharap, melalui aksi ini, pihak berwenang dapat segera mengambil langkah konkret guna memastikan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) berjalan sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat keamanan. GMPB menegaskan akan terus mengawal proses tersebut hingga ada kejelasan serta tindak lanjut dari pihak terkait.
Laporan : Indrawan
