![]() |
| Puluhan warga melakukan unjuk rasa terkait penutupan tambang. Ft IDR |
BOGOR - TRANSJURNAL.com - Bupati Bogor Rudy Susmanto meminta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi segera memberikan kepastian terkait nasib ribuan warga yang terdampak penghentian aktivitas tambang rakyat.
Permintaan itu disampaikan Rudy di hadapan massa aksi unjuk rasa yang berlangsung di kawasan Lapangan Tegar Beriman, Senin (4/5/2026). Ia mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Barat turun langsung mendengar aspirasi masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor pertambangan.
“Dampak penutupan tambang yang sudah berlangsung sekitar delapan bulan ini membuat masyarakat Bogor mengalami kerugian besar dalam kehidupan sehari-hari,” kata Rudy.
Menurutnya, sektor tambang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi bagi sebagian warga Kabupaten Bogor. Penghasilan dari aktivitas tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok hingga membiayai pendidikan anak.
Rudy menegaskan, pemerintah daerah tetap memperhatikan aspek lingkungan dan kepatuhan terhadap regulasi. Namun, ia menilai solusi konkret harus segera dihadirkan agar masyarakat tidak terus berada dalam ketidakpastian ekonomi.
“Pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap aspek lingkungan maupun regulasi. Namun di sisi lain, solusi konkret tetap dibutuhkan agar masyarakat tidak kehilangan mata pencaharian tanpa kejelasan,” ujarnya.
Ia berharap Pemprov Jawa Barat segera menyiapkan skema penyelesaian yang jelas. Opsi tersebut bisa berupa pembukaan kembali tambang rakyat dengan sistem yang lebih tertib dan teregulasi, maupun penyediaan alternatif lapangan pekerjaan bagi warga terdampak.
Laporan Indrawan
