KOLTIM - TRANSJURNAL.com - Kantor Pertanahan Kabupaten Kolaka Timur turut ambil bagian dalam pembahasan optimalisasi penerimaan daerah melalui sektor Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Kegiatan tersebut digelar bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan sejumlah pihak terkait di Kabupaten Kolaka Timur.
Pertemuan yang berlangsung pada Jumat (5/6/2026) di Rumah Pinggir Kali, Desa Poni-Poniki, itu membahas persyaratan administrasi serta strategi pencapaian target penerimaan BPHTB tahun 2026.
Pejabat dan staf Kantor Pertanahan Kolaka Timur yang menangani Zona Nilai Tanah (ZNT) hadir dalam kegiatan tersebut. Selain itu, pembahasan juga melibatkan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) serta instansi terkait yang memiliki peran dalam proses pelayanan pertanahan dan pemungutan pajak daerah.
Kegiatan ini difasilitasi oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kolaka Timur sebagai upaya menyamakan persepsi antarinstansi mengenai persyaratan administrasi BPHTB dan langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk meningkatkan penerimaan daerah.
Dalam forum tersebut, peserta membahas berbagai aspek teknis terkait pengurusan BPHTB, termasuk sinkronisasi data pertanahan, pemanfaatan Zona Nilai Tanah sebagai acuan nilai transaksi, hingga upaya mempercepat pelayanan kepada masyarakat tanpa mengabaikan ketentuan yang berlaku.
Kantor Pertanahan Kolaka Timur menilai koordinasi lintas sektor menjadi salah satu kunci dalam mendukung optimalisasi pendapatan daerah. Kesamaan pemahaman antara pemerintah daerah, kantor pertanahan, dan PPAT diharapkan dapat meminimalkan kendala administrasi yang selama ini muncul dalam proses pengurusan hak atas tanah dan bangunan.
Melalui kegiatan tersebut, seluruh pihak berkomitmen memperkuat sinergi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang pertanahan. Langkah itu sekaligus diharapkan mampu mendukung tercapainya target penerimaan BPHTB yang telah ditetapkan Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur serta mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Editor Redaksi
