KOLTIM - TRANSJURNAL.com - Sekitar 80 barisan memeriahkan lomba gerak jalan indah dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara. Kegiatan berlangsung di Kecamatan Tirawuta, Kamis (13/8/2026).
Puluhan barisan tersebut berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar SMA sederajat, organisasi perangkat daerah (OPD), hingga masyarakat umum. Mereka tampil dengan berbagai kreasi dan kekompakan untuk menyemarakkan momentum kemerdekaan.
Lomba gerak jalan indah itu dilepas Sekretaris Daerah (Sekda) Koltim Rismanto Runda bersama Ketua dan Wakil Ketua DPRD Koltim. Para peserta selanjutnya disambut di panggung kehormatan oleh Plt Bupati Koltim H. Yosep Sahaka bersama Plt Ketua TP PKK Kabupaten Koltim.
Turut hadir Ketua DPRD Koltim Hj Jumhani, Kapolres Koltim AKBP Tinton Yudha Riambodo, Wakil Ketua dan anggota DPRD Koltim, Ketua KPU Koltim, unsur Forkopimda, staf ahli bupati, para asisten Setda, kepala OPD, instansi vertikal, camat, lurah, serta sejumlah tamu undangan.
Dari sekitar 80 barisan yang mengikuti lomba, sebanyak 25 barisan merupakan peserta tingkat SMA sederajat. Sementara 55 barisan lainnya berasal dari kategori OPD dan umum.
Keterlibatan peserta dari berbagai kalangan membuat suasana perlombaan semakin semarak. Para peserta tidak hanya berjalan mengikuti formasi, tetapi juga menampilkan berbagai kreasi yang telah dipersiapkan.
Sepanjang rute, terlihat kekompakan gerakan dan beragam atribut bernuansa kemerdekaan. Penampilan tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang menyaksikan dari sejumlah titik di sepanjang jalur perlombaan.
Antusiasme warga juga terlihat ketika barisan peserta melintas. Masyarakat ikut memberikan dukungan sekaligus menikmati rangkaian kegiatan dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Ada hal berbeda dalam pelaksanaan lomba tahun ini. Pemkab Koltim menerapkan rute baru yang memberikan suasana berbeda dibanding pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya.
Peserta memulai perjalanan dari Kelurahan Tababu, tepatnya di depan Toko Bangunan Priyo. Dari titik tersebut, peserta kemudian melintasi sejumlah ruas jalan di Kecamatan Tirawuta.
Penggunaan rute baru membuat masyarakat di sejumlah kawasan yang dilewati peserta dapat ikut menyaksikan langsung kemeriahan lomba.
Sepanjang perjalanan, setiap barisan berupaya mempertahankan kekompakan sekaligus menampilkan kreativitas masing-masing. Atribut bernuansa merah putih dan kemerdekaan turut menghiasi penampilan peserta.
Lomba gerak jalan indah tersebut tidak hanya menjadi ajang untuk menunjukkan kekompakan dan kreativitas. Kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat kebersamaan antara pemerintah daerah, pelajar, dan masyarakat.
Keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa perayaan kemerdekaan dapat menjadi ruang bersama bagi seluruh masyarakat.
Para pelajar mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kedisiplinan dan kreativitas. Jajaran OPD ikut berpartisipasi sebagai bagian dari perayaan, sementara masyarakat umum turut meramaikan kegiatan sebagai peserta maupun penonton.
Semangat sportivitas juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan lomba. Setiap peserta berusaha memberikan penampilan terbaik dengan tetap menjaga ketertiban dan kekompakan selama mengikuti rute.
Pemkab Koltim berharap rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak berhenti pada kegiatan seremonial.
Momentum kemerdekaan diharapkan dapat menjadi sarana memperkuat persatuan, gotong royong, nasionalisme, dan kebersamaan masyarakat Kolaka Timur.
Lomba gerak jalan indah menjadi salah satu contoh kegiatan yang mampu menghadirkan masyarakat dalam suasana perayaan secara langsung.
Sekitar 80 barisan yang turun ke jalan juga menjadi gambaran antusiasme berbagai kalangan dalam menyambut hari kemerdekaan.
Dengan rute baru dari Kelurahan Tababu menuju Kelurahan Rate-Rate, lomba tahun ini memberikan nuansa berbeda sekaligus menghadirkan semarak HUT ke-81 RI ke sejumlah kawasan di Kecamatan Tirawuta.
Pemkab Koltim berharap semangat kebersamaan yang terlihat dalam kegiatan tersebut dapat terus terjaga dan menjadi modal penting dalam membangun daerah secara bersama-sama.
Laporan Redaksi


