Notification

×

Iklan

Iklan

SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI TRANSJURNAL.COM

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Futsal Putra Kabupaten Bogor Gagal Raih Emas, Takluk 4-5 dari Tuan Rumah Kota Bekasi di Final Porprov Jabar 2026

Sunday, 8 November 2026 | November 08, 2026 WIB Last Updated 2026-11-08T14:10:34Z


BOGOR - TRANSJURNAL.com
- Perjalanan gemilang tim futsal putra Kabupaten Bogor pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 harus berakhir dengan medali perak. Ambisi membawa pulang emas pupus setelah Kaka dan kawan-kawan takluk tipis 4-5 dari tuan rumah Kota Bekasi pada partai final, Senin (8/11/2026).


Pertandingan perebutan medali emas tersebut berlangsung di GOR Bang Yan, Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi. Meski gagal menjadi juara, perjuangan skuad Kabupaten Bogor patut diapresiasi setelah tampil impresif sejak babak penyisihan hingga menembus partai puncak.


Di bawah asuhan pelatih M Yoga, tim futsal putra Kabupaten Bogor tercatat belum terkalahkan sepanjang fase penyisihan grup hingga semifinal. Mereka hanya sekali bermain imbang, yakni saat menghadapi tuan rumah Kota Bekasi pada pertandingan pertama penyisihan grup. Selebihnya, kemenangan berhasil diraih.


Usai pertandingan final, pelatih M Yoga mengaku kecewa dengan sejumlah keputusan wasit yang dinilai merugikan timnya. Namun, ia memilih mengambil tanggung jawab atas kegagalan meraih medali emas.


"Ini kesalahan saya. Kalau teman-teman pemain mau marah, silakan ke saya," ujar M Yoga saat memberikan motivasi kepada pemain di ruang ganti.


Ia juga meminta seluruh pemain tidak larut dalam kekecewaan dan segera bangkit karena perjalanan karier mereka masih panjang.


"Saya minta maaf atas kegagalan ini. Tapi ingat, perjalanan kalian bukan hanya di Porprov saja, masih ada PON. Jadi kalian harus bangkit dan tetap semangat," pesannya.


Sementara itu, Ketua AFKAB Bogor, Ade Kurniawan atau yang akrab disapa Aji Codet, juga menyampaikan ketidakpuasannya terhadap kepemimpinan wasit dalam pertandingan final tersebut.


"Kita bisa lihat langsung bagaimana perlakuan wasit terhadap pemain kita. Jadi wajar saja kita kalah dari mereka," ungkapnya.


Meski menyampaikan kritik, Ade tetap memberikan apresiasi kepada para pemain Kota Bekasi yang berhasil memenangkan pertandingan dan meraih medali emas.


Di sisi lain, Manager Tim Futsal Putra Kabupaten Bogor, Hendri Aji, mengapresiasi perjuangan seluruh pemain dan jajaran pelatih yang telah bekerja keras selama proses persiapan hingga pertandingan final.


Menurutnya, tim telah dipersiapkan dengan matang, termasuk penguatan mental dan kekompakan pemain. Namun, hasil akhir belum berpihak kepada Kabupaten Bogor.


"Pemain sudah berjuang maksimal, coaching staff juga sudah maksimal. Persiapan kita cukup panjang dan banyak pengorbanan yang sudah kita kerjakan. Tapi apa pun hasilnya, memang rezekinya kita masih perak," kata Hendri.


Ia juga menilai anak asuhnya mampu menunjukkan kualitas permainan yang baik saat menghadapi tuan rumah, baik dari segi kualitas individu maupun penguasaan bola.


Namun, Hendri menyebut sejumlah keputusan wasit pada momen penting pertandingan turut memengaruhi jalannya laga.


"Selesai pertandingan saya sudah bicara dengan perangkat pertandingan. Tolong kinerja wasit dievaluasi. Karena jalannya pertandingan dan kualitas pertandingan itu ditentukan oleh kinerja wasit," tegasnya.


Meski kecewa, Hendri meminta seluruh pemain menerima hasil pertandingan dengan lapang dada. Ia berharap pengalaman di Porprov XV Jabar 2026 menjadi bekal berharga untuk menghadapi kompetisi berikutnya.


"Kita sudah punya tim yang bagus, tapi kalau kinerja wasitnya buruk, ya hasil pertandingan seperti itu. Emosi tidak bisa terkontrol, pertandingan jadi diwarnai hal yang tidak sesuai aturan. Tapi apa pun hasilnya, kita harus terima," ujarnya.


Hendri juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bogor karena belum berhasil mempersembahkan medali emas.


"Hasil ini harus tetap kita syukuri. Saya yakin anak-anak punya masa depan cerah karena semua mata sudah bisa melihat bagaimana kinerja mereka di lapangan. Sekali lagi kami mohon maaf kepada kontingen, KONI, Pemkab Bogor, serta seluruh masyarakat Kabupaten Bogor karena belum mampu mempersembahkan medali emas," pungkasnya.


Kendati harus puas dengan medali perak, penampilan konsisten skuad futsal putra Kabupaten Bogor sepanjang Porprov XV Jabar 2026 menjadi modal penting untuk menatap kompetisi berikutnya, termasuk peluang menuju Pekan Olahraga Nasional (PON).


Penulis : Indrawan
×
Berita Terbaru Update