Notification

×

Iklan

Iklan

SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI TRANSJURNAL.COM

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Tak Tunggu Anggaran Pemerintah, Warga Desa Lembah Subur dan Polenga Gotong Royong Bangun Jalan

Wednesday, 4 November 2026 | November 04, 2026 WIB Last Updated 2026-11-04T09:44:57Z


KOLTIM - TRANSJURNAL.com –
Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap pembangunan desa ditunjukkan masyarakat Desa Lembah Subur dan Desa Polenga, Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara. 


Bersama H. Mustahing, warga secara swadaya membangun infrastruktur jalan produksi dan usaha tani demi memperlancar aktivitas serta meningkatkan akses perekonomian masyarakat.


Di Desa Polenga, masyarakat bergotong royong membangun deker dan melakukan perbaikan jalan produksi serta jalan usaha tani sepanjang kurang lebih 500 meter. Pembangunan tersebut menghabiskan anggaran sekitar Rp30 juta yang bersumber dari swadaya murni masyarakat.


Sementara itu, di Desa Lembah Subur, warga bersama kepala desa dan H. Mustahing juga melaksanakan pembukaan jalan produksi sepanjang kurang lebih 3,5 kilometer secara swadaya pada tahun ini.


H. Mustahing mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur desa. Menurutnya, kebutuhan akses jalan produksi sangat penting untuk menunjang aktivitas pertanian dan usaha warga.


"Di Desa Polenga, saya bersama masyarakat membangun deker dan memperbaiki jalan produksi serta usaha tani sekitar 500 meter dengan dana swadaya kurang lebih Rp30 juta. Sedangkan di Desa Lembah Subur, masyarakat bersama kepala desa melakukan pembukaan jalan produksi sekitar 3.500 meter secara swadaya," ungkap H. Mustahing.


Dalam pekerjaan pembangunan deker di Desa Polenga, material yang digunakan meliputi 57 sak semen, tiga ret batu, tiga ret pasir, serta 20 batang besi ukuran 12. Adapun biaya tenaga kerja kepala tukang sebesar Rp2,5 juta, sementara pekerjaan lainnya dilaksanakan melalui gotong royong masyarakat.


Perbaikan jalan juga didukung penggunaan alat berat untuk pekerjaan penimbunan dan perataan badan jalan sepanjang sekitar 500 meter.


H. Mustahing mengapresiasi partisipasi masyarakat Desa Polenga dan Desa Lembah Subur yang telah menyumbangkan tenaga, waktu, dan sumber daya demi terwujudnya pembangunan tersebut.


Ia berharap semangat gotong royong seperti ini terus dipertahankan karena pembangunan desa bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kepedulian dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.


"Terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Polenga dan Desa Lembah Subur yang telah bersama-sama bekerja dan berpartisipasi. Semoga pembangunan ini membawa manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar akses pertanian dan meningkatkan perekonomian warga," tutupnya.


Laporan Redaksi

×
Berita Terbaru Update