Notification

×

Iklan

Iklan

SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI TRANSJURNAL.COM

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pemkab Bogor Lantik 410 ASN, Kepala Sekolah Diminta Jadi Pemimpin Visioner

Thursday, 9 April 2026 | April 09, 2026 WIB Last Updated 2026-04-10T03:01:51Z


BOGOR - TRANSJURNAL.com -
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor resmi melantik dan mengambil sumpah ratusan aparatur sipil negara (ASN), mulai dari pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi PNS hingga pelantikan kepala sekolah.


Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengatakan total lebih dari 410 aparatur mengikuti pelantikan dan pengukuhan tersebut.


“Rinciannya meliputi CPNS dari berbagai formasi, termasuk lulusan sekolah kedinasan sebanyak tujuh orang, serta CPNS formasi tahun 2024 sebanyak 342 orang yang resmi diangkat menjadi PNS,” ujar Ajat.


Selain itu, Pemkab Bogor juga mengukuhkan 30 kepala sekolah jenjang SD, melakukan rotasi terhadap 30 kepala sekolah, serta mengangkat sejumlah ASN dalam jabatan fungsional tertentu sebagai bagian dari penguatan profesionalitas birokrasi.


Ajat menjelaskan, para CPNS yang dilantik telah menjalani masa percobaan selama satu tahun dan dinyatakan memenuhi syarat untuk diangkat menjadi PNS.


“Ini bagian dari pembinaan dan pengembangan ASN agar semakin profesional dan berintegritas,” jelasnya.



Dalam kesempatan tersebut, Ajat turut menyampaikan pesan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, kepada para tenaga pendidik agar mampu menjawab tantangan dunia pendidikan yang kian kompleks.


Ia menegaskan, guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga harus menjadi teladan bagi peserta didik.


“Tantangan terbesar pendidikan saat ini adalah peningkatan kualitas SDM. Karena itu, integritas menjadi hal utama. Guru bukan hanya mengajar, tetapi juga harus mampu menjadi contoh yang baik,” tegasnya.


Lebih lanjut, Ajat menekankan bahwa kepala sekolah yang dilantik harus mampu menjadi pemimpin yang profesional dan visioner.


“Kepala sekolah bukan hanya mengajar, tetapi juga harus memahami manajemen sekolah, pengelolaan sumber daya, serta mampu membawa kemajuan bagi lingkungan pendidikan masing-masing,” tambahnya.


Terkait isu kepegawaian yang tengah menjadi perhatian, Ajat mengungkapkan bahwa Inspektorat Kabupaten Bogor masih melakukan investigasi secara menyeluruh.


“Pendekatannya melalui pengumpulan fakta dan data secara komprehensif, termasuk cross-check ke sejumlah pihak, agar setiap informasi memiliki dasar bukti yang kuat untuk ditindaklanjuti,” pungkasnya.


Laporan : Indrawan 

×
Berita Terbaru Update