BOGOR - TRANSJURNAL.com - Pemerintah Kabupaten Bogor mulai menyiapkan langkah besar untuk membangun pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Bogor Barat dan Bogor Timur. Dua kawasan yang masuk dalam rencana pemekaran wilayah itu kini diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan, fokus utama pemerintah daerah saat ini bukan semata-mata mengejar pemekaran wilayah, melainkan membangun kekuatan ekonomi baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Yang sedang kita siapkan bukan hanya pemekaran administratif, tetapi bagaimana menghadirkan pusat-pusat ekonomi baru agar masyarakat di Bogor Barat dan Bogor Timur merasakan pembangunan yang merata," kata Rudy, Selasa (26/5/2026).
Untuk wilayah Bogor Barat, Pemkab Bogor menetapkan Kecamatan Cigudeg sebagai salah satu prioritas pembangunan pusat pertumbuhan ekonomi baru. Kawasan tersebut diproyeksikan menjadi simpul aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah barat Kabupaten Bogor.
Sementara di Bogor Timur, Kecamatan Sukamakmur dipersiapkan sebagai kawasan pusat ekonomi baru dengan dukungan lahan seluas 63,5 hektare yang telah disiapkan pemerintah daerah.
Di atas lahan tersebut, Pemkab Bogor berencana membangun berbagai fasilitas penunjang pelayanan publik dan ekonomi masyarakat. Mulai dari pusat pelayanan pemerintahan, kawasan investasi, fasilitas pendidikan dan kesehatan, hingga pengembangan UMKM dan industri kreatif lokal.
Selain itu, pemerintah juga memprioritaskan pembangunan konektivitas antarwilayah guna mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi. Salah satu proyek strategis yang disiapkan yakni akses jalan penghubung dari Kecamatan Citeureup menuju Sukamakmur.
Menurut Rudy, pembangunan infrastruktur dan pusat pelayanan baru itu diharapkan dapat mendekatkan akses masyarakat terhadap layanan pemerintah sekaligus membuka peluang investasi dan lapangan pekerjaan baru.
"Kehadiran fasilitas dan konektivitas ini nantinya menjadi pemicu tumbuhnya aktivitas ekonomi baru di daerah," ungkapnya.
Langkah tersebut disebut menjadi bagian dari strategi besar Pemkab Bogor dalam menyiapkan pemerataan pembangunan jangka panjang, terutama di wilayah yang selama ini dinilai membutuhkan percepatan infrastruktur dan layanan publik.
Laporan : Indrawan
