KOLTIM - TRANSJURNAL.com - Pemerintah Desa (Pemdes) Mekar Jaya, Kecamatan Dangia, Kabupaten Kolaka Timur, kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat kurang mampu melalui penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) dan bantuan sosial (Bansos) berupa beras serta minyak goreng. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Desa Mekar Jaya pada Jumat (5/6/2026) pukul 10.00 WITA.
Penyaluran bantuan dilakukan setelah pelaksanaan kerja bakti wajib yang rutin dilaksanakan masyarakat bersama pemerintah desa. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Mekar Jaya, I Nengah Astrodi, didampingi Bhabinkamtibmas, Pendamping Desa, perangkat desa, serta masyarakat penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Mekar Jaya, I Nengah Astrodi, menyampaikan bahwa penyaluran BLT Dana Desa dan bantuan sosial tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya warga yang tergolong kurang mampu dan mengalami kondisi kesehatan yang memerlukan perhatian khusus.
"Hari ini setelah kerja bakti wajib, kita lanjutkan dengan penyerahan BLT dan bantuan sosial berupa beras dan minyak goreng kepada masyarakat yang berhak menerima," ujar I Nengah Astrodi.
Ia menjelaskan bahwa seluruh penerima bantuan telah melalui proses pendataan dan verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku. Khusus untuk bantuan sosial, daftar penerima mengacu pada data resmi yang telah ditetapkan pemerintah pusat melalui Dinas Sosial.
"Untuk penerima bansos, semuanya diberikan sesuai nama-nama yang tercatat dalam data dari pusat. Pemerintah desa hanya menyalurkan sesuai daftar yang telah ditetapkan," jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat yang menerima bantuan untuk memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya demi memenuhi kebutuhan pokok keluarga, terutama kebutuhan pangan dan kesehatan.
"Kami berharap bantuan ini benar-benar digunakan untuk hal-hal yang penting, seperti membeli makanan bergizi dan kebutuhan kesehatan. Apalagi penerima BLT Dana Desa tahun ini merupakan warga yang mengalami sakit menahun dan membutuhkan perhatian khusus," katanya.
Kades juga menyampaikan pesan moral kepada masyarakat agar tetap menjaga rasa kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, apabila ada penerima bantuan yang merasa kondisi ekonominya sudah membaik, maka dapat berbagi secara sukarela kepada warga lain yang lebih membutuhkan.
"Ke depan, bagi teman-teman yang menerima bantuan dan merasa dirinya sudah mampu, kami berharap dengan tulus ikhlas bisa berbagi kepada saudara-saudara kita yang lebih membutuhkan. Namun jika memang masih layak menerima bantuan, tentu tidak menjadi masalah," tuturnya.
Ia mengatakan, tahun anggaran 2026, jumlah penerima BLT Dana Desa di Desa Mekar Jaya sebanyak dua orang. Jumlah tersebut mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai tiga orang.
"Penetapan penerima dilakukan berdasarkan regulasi pemerintah serta hasil verifikasi kondisi warga yang benar-benar memenuhi kriteria penerima bantuan," jelasnya.
Selain BLT Dana Desa kata dia, Pemdes Mekar Jaya telah menyalurkan bantuan sosial berupa beras dan minyak goreng kepada warga kurang mampu yang namanya tercantum dalam daftar penerima dari Dinas Sosial. Seluruh bantuan disalurkan secara terbuka dan tepat sasaran sesuai ketentuan yang berlaku.
"Kami sudah menyalurkan seluruh bantuan sesuai prosedur dan sesuai nama penerima yang telah ditetapkan. Harapannya bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan memberikan manfaat nyata bagi keluarga penerima," pungkas I Nengah Astrodi.
Laporan Redaksi
